Beneran Kamu Tidak Peduli Dengan Pencacimu?
TANBIHUN.OR.ID- Setiap orang pasti ingin mengalami peningkatan dalam segi apapun yang positif, tak terkecuali dalam hal kedewasaan dalam bersikap. Saya rasa anda sepakat jika sebaik apapun kita berusaha menjadi orang baik, akan selalu ada orang yang berbuat buruk kepada kita. Kalau tidak percaya, coba anda bagikan kepada orang satu RT masing-masing 100.000, misalnya orang se-Rt itu jumlahnya 50 orang, dengarkan baik-baik apakah semuanya memberikan pujian, diam atau ada satu dua orang yang membalas dengan keburukan, paling tidak dengan ucapan.
"Halah kaya baru kemarin saja belagu"
"Tumben dia dermawan, jangan-jangan ada maunya"
Langsung ke persoalan inti ya? Karena kita sedang berlatih menjadi lebih dewasa dan bijak, ketika ada orang lapor atau telinga kita mendengar sendiri, kita akan berkata "Ah, saya sudah tidak peduli, pujian dan cacian sama saja bagiku, anjing menggonggong kafilah berlalu".
Hahahahha....... Keren .... keren ..........
Sobatku, boloku, saudaraku ............ Saat anda membaca tulisan ini apakah anda tadi melihat dan membaca iklan dipojok kanan atas blog ini? atau anda melihat tanggal posting tulisan ini?
Satu pertanyaan lagi, Ketika anda berjalan dijalan yang ada sampah beraneka macam apakah anda melihat, memperhatikannya? Oh... ini bungkus rokok merk anu, ooo... ini daun mangga ... oo... ini koran bekas ... kemungkinan besar tidak kan?
Nah seperti itulah kalau anda sudah tidak peduli dengan para pencaci. Kita tidak akan merespons bahkan meski dengan kata-kata. karena perhatian kita memang tidak kesana.
Atau minimal ya sesegera mungkin perhatiannya kita alihkan, fokus ke lainnya.(em.yazid)

Belum ada Komentar untuk "Beneran Kamu Tidak Peduli Dengan Pencacimu?"
Posting Komentar