Hukum Mengucapkan Selamat Natal Menurut Seorang Santri (Terbaru 2015)
TANBIHUN.OR.ID- Setiap tahun dibulan desember ramai diperdebatkan soal hukumnya muslim mengucapkan selamat natal kepada umat nasrani atau katolik yang merayakan. Pro-kontra dari yang didasari canda sampai yang serius. Bahkan lebih aneh lagi yang membahas hukum malahan bukan dari Ummat Islam sendiri.
Lalu yang paling benar atau mendekati paling benar yang mana? Ma'af saya tidak akan membahas soal itu karena sudah banyak yang membahas, silahkan searching sendiri. Lalu mau bahas apa, koq judulnya tentang hukum?
Oke, mungkin judulnya terlalu seram atau tidak sesuai, kita lupakan saja, mari kita ucapkan puji syukur Alhamdulillah, karena kita masih hidup dan sehat, saya tidak tahu kalau anda sakit yang pasti anda sehat matanya buktinya bisa membaca tulisan ini.
Begini maksud saya, ritual natal akan selalu ada, pro-kontra hukum mengucapkan selamat juga pasti tetap akan ada. Orang yang natalan ada, yang mengharamkan mengucapkan selamat natal ada, yang menghalalkan juga ada. Yang menyalahkan kedua belah pihak yang pro-kontra juga ada, nah hendaknya harus ada juga yang "NGADEMIN". bikin adem, yang memandang semuanya dari kaca mata kewajaran, lha nggak wajar gimana? orang banyak tentu nggak mungkin sepakat total.
Nah .... ngerti kan maksud saya?semoga.(em.yazid)

Belum ada Komentar untuk "Hukum Mengucapkan Selamat Natal Menurut Seorang Santri (Terbaru 2015)"
Posting Komentar