Tiga Hal Yang Penting Bagi Yang Berharap Ibadahnya Sampai Di Akhirat

الصدق هو الاصل والاخلاص فرع
TANBIHUN.ID - Tahapan paling membahagiakan dari sebuah proses usaha adalah pencapaiaan yang dicita-citakan. Susah, lelah ketika berjibaku dalam mengupayakan terbayar lunas saat duduk diatas singgasana kesusksesan.

Segala sesuatu memang harus diupayakan, diusahakan. Selalau ada perjuangan dibalik keberhasilan. Tak terkecuali bagi siapapun yang mengharapakan hasil di akhirat dari upaya amal perbuatan di dunia.

Semua amal ibadah sia-sia jika nilai atau pahala tidak sampai di akhirat. Untuk itu ada 3 hal yang harus diperhatikan bagi siapapun yang mencita-citakan suskses di akhirat kelak.

  1. Secara dhohir yang terlihat mata harus sesuai dengan Syari'at (aturan) yang telah ditentukan dalan ilmu Fiqih. Baik dalam urusan ibadah maupun mu'amalah, meliputi syarat,rukun, sah, batalnya.
  2. Ikhlas ( niat hanya karena Allah)
  3. Menjaga perkara yang bisa merusak, mengurangi pahala dari ibadah. Bannyak yang sukses beribadah dengan memenuhi 2 kriteria diatas, namun tidak sedikit yang melupakan nomor 3. 
Catatatan Penting !
  • Ada yang berkata "Ibadah itu yang penting ikhlas, buat apa Sholat dengan memenuhi kriteria fiqih yang ketat, jika tidak Ikhlas, lebih baik ikhlas walaupun sholat tanpa ilmu" . Ini adalah logika bathil, ada kaedah ; "الصدق هو الاصل والاخلاص فرع" Shidiq, benar, jujur, sesuai aturan yang ditentukan Allah adalah pokok ibarat batang pohon Dan Ikhlas merupakan cabangnya.
  • Upama dalam contoh sholat, maka; Wudhunya harus sesuai aturan, berdiri, takbir, bacaan Fatihah, tahiyyatnya harus benar, rukuk, sujudnya juga harus benar sesuai aturan syari'at. 
  • Ikhlas itu cabang, diperoleh karena istiqomah dalam menjalankan ibadah. Ikhlas adalah pemberian dari Allah sebagai buah dari ketekunan. Maka beramal ibadahlah meskipun belum ikhlas, sebab berkahnya tekun Allah akan memberi hati keikhlasan.
  • Setelah sukses melewati 2 hal, yakni terpenuhinya ketentuan fiqih dan ikhlas. Maka tinggal menjaga dari segala hal yang merusak. Ibarat tanaman setelah sukses tanaman tumbuh subur berbuah lebat, jangan terlena, sebab marabahaya hama perusak selalu mengintai, pencuri tak pernah berhenti mengintai.
  • Perusak amal ibadah setelah sesuai syari'at dan ikhlas diantaranya, Sum'ah yaitu memperdengarkan, mempublikasikan setelah melakukan amal ibadah. Mungkin kalau model sekarang ini seperti habis Sholat, infaq, ngaji Diposting di medsos tanpa ada niat yang diizini oleh Syar'i, karena Sum'ah termasuk kedalam kategori riya' setelah menjalankan ibadah. Yang kedua yang tak kalah dalam merusak pahala, Ghibah membicarakan keburukan orang lain dibelakangnya yang jika ia mendengarnya ia membencinya. (zid/ngamuk4)

Belum ada Komentar untuk "Tiga Hal Yang Penting Bagi Yang Berharap Ibadahnya Sampai Di Akhirat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel