Kitab Tarjamah Jawa Arab Pegon Dan Sumber Ilmu Modern Bag.1
TANBIHUN.ID- Rifa'iyah adalah gerakan keagamaan tertua di Indonesia yang berdiri di Jawa (tahun 1850), tetapi mengapa perkembangan selanjutnya lebih lamban untuk tidak mengatakan tertinggal dibandingkan gerakan-gerakan yang muncul setelahnya?
Hal ini akan menjadi jelas kalau disadari bahwa, pada mulanya Rifa'iyah memang merupakan gerakan yang spesifik diarahkan kepada reformasi fundamental pengamalan keagamaan orang Jawa, khususnya dalam wilayah ibadah ('ubudiyyah), yang telah tersinkretisasi dengan budaya lokal yang animis-dinamistik. Itulah sebabnya mengapa gerakan ini dalam keberlangsungannya lebih pada nilai penghayatan transedental. Sedangkan dalam masalah sosial, ekonomi, politik dan budaya kurang tampak dipermukaan.
![]() |
| Kitab Abiyanal Hawaij Karya Syaikh Haji Ahmad Rifa'i |
Kitab Tarjamah Pada Era Dinasti Abbasiyah
Mengapa Islam di saat dinasti Abbasiyah yang berpusat di Baghdad begitu cemerlang? Mengapa ia dipuji selaku mercusuar peradaban dunia? Mengapa karya-karya berskala dan berkaliber ensiklopedia muncul saat itu? Mengapa dia menjadi sumber ilmu pengetahuan modern? Karena Khalifah Abu Ja'far al Mansur bukan sekedar penguasa biasa yang asik memerintah dan memungut pajak. Karena ia punya pandangan jauh ke depan. Karena mencerdaskan Manusia. Karena ia menyebarkan wawasan.
Karena ia Menggalakkan TARJAMAHAN. Karena ia perintahkan Baikhtaisyu Kabir dan Fadl Ibn Naubakht serta Abdullah Ibn Muqaffa MENTARJAMAHKAN pelbagai kitab ilmu pengetahuan ke dalam bahasa Negerinya (Arab). Segala rupa buku: kedokteran, ilmu pasti, falsafah, dari bahasa Yunani, Persia, dan Sansekerta. Lewat penterjamahan itu, orang Arab meningkat mutunya.2
1. KH. Syadzirin Amin, Tarjamahan Kitab Rukhshiyah
2. KH. Mahbub Djunaidi, Tarjamah Kitab Minhajul Abidin

Belum ada Komentar untuk "Kitab Tarjamah Jawa Arab Pegon Dan Sumber Ilmu Modern Bag.1"
Posting Komentar