Kitab Tarjamah Jawa Arab Pegon Dan Sumber Ilmu Modern Bag.1

TANBIHUN.ID- Rifa'iyah adalah gerakan keagamaan tertua di Indonesia yang berdiri di Jawa (tahun 1850), tetapi mengapa perkembangan selanjutnya lebih lamban untuk tidak mengatakan tertinggal dibandingkan gerakan-gerakan yang muncul setelahnya?

Hal ini akan menjadi jelas kalau disadari bahwa, pada mulanya Rifa'iyah memang merupakan gerakan yang spesifik diarahkan kepada reformasi fundamental pengamalan keagamaan orang Jawa, khususnya dalam wilayah ibadah ('ubudiyyah), yang telah tersinkretisasi dengan budaya lokal yang animis-dinamistik. Itulah sebabnya mengapa gerakan ini dalam keberlangsungannya lebih pada nilai penghayatan transedental. Sedangkan dalam masalah sosial, ekonomi, politik dan budaya kurang tampak dipermukaan.

Kitab Tarjamah Bahasa Jawa arab pegon
Kitab Abiyanal Hawaij Karya Syaikh Haji Ahmad Rifa'i
Karya-karya Haji Ahmad Rifa'i yang berbahasa Jawa (sebagian berbahasa Melayu), lebih merangkul terhadap kalangan Agraris (Abangan), tetapi kalangan menengah atas (Santri-Priyayi) pada umumnya lebih tertarik kepada Kitab Salaf (Kuning) yang berbahasa Arab. Hal ini dikarenakan Kitab Salaf merupakan referensi yang telah lama menjadi mainstream pengajaran di Pondok-pondok Pesantren di Indonesia. Otoritas Kitab salaf lebih kuat dibandingkan kitab Tarajumah Haji Ahmad Rifa'i. Orang secara apriori mengklaim bahwa isi Kitab Tarajumah berbeda dari Kitab-kitab salaf hanya soal bahasa, tanpa menyelami kedalaman isi dan sastra yang dipakai dalam penulisan kitabnya, yang menunjukkan karya seorang Waliyullah sekaligus sastrawan kalber abad XIX yang kelak diangkat menjadi Pahlawan Nasional.1

Kitab Tarjamah Pada Era Dinasti Abbasiyah

Mengapa Islam di saat dinasti Abbasiyah yang berpusat di Baghdad begitu cemerlang? Mengapa ia dipuji selaku mercusuar peradaban dunia? Mengapa karya-karya berskala dan berkaliber ensiklopedia muncul saat itu? Mengapa dia menjadi sumber ilmu pengetahuan modern? Karena Khalifah Abu Ja'far al Mansur bukan sekedar penguasa biasa yang asik memerintah dan memungut pajak. Karena ia punya pandangan jauh ke depan. Karena mencerdaskan Manusia. Karena ia menyebarkan wawasan.

Karena ia Menggalakkan TARJAMAHAN. Karena ia perintahkan Baikhtaisyu Kabir dan Fadl Ibn Naubakht serta Abdullah Ibn Muqaffa MENTARJAMAHKAN pelbagai kitab ilmu pengetahuan ke dalam bahasa Negerinya (Arab). Segala rupa buku: kedokteran, ilmu pasti, falsafah, dari bahasa Yunani, Persia, dan Sansekerta. Lewat penterjamahan itu, orang Arab meningkat mutunya.

1.  KH. Syadzirin Amin, Tarjamahan Kitab Rukhshiyah
2.  KH. Mahbub Djunaidi, Tarjamah Kitab Minhajul Abidin 

Belum ada Komentar untuk "Kitab Tarjamah Jawa Arab Pegon Dan Sumber Ilmu Modern Bag.1"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel